Pemanis yang lebih murah dan lebih lestari

Anonim

Polyalcohols banyak digunakan dalam industri makanan, terutama dalam permen dan permen karet karena mereka membawa yang manis tanpa risiko gigi berlubang. Peneliti di ICIQ (Tarragona, Spanyol) dan ETH (Zurich, Swiss) merancang proses untuk mendapatkan pemanis seperti manitol atau ribitol dari produk yang tersedia secara luas, terbarukan, dan murah.

Meskipun tidak sepenuhnya pemanis bebas kalori, polyalcohols banyak digunakan dalam industri makanan. Mereka sangat umum dalam permen, gusi, dan pasta gigi karena dua alasan: mereka menghasilkan sensasi kesegaran di mulut kita dan mereka tidak berkontribusi pada kerusakan gigi.

Beberapa polyalcohols ini dapat ditemukan di alam. Namun, isolasi jarang terjadi, dan sintesis industri sering lebih disukai. Biasanya, industri menggunakan proses biokimia dimana enzim menyiapkan polyalcohols dari gula. Tetapi sistem ini jauh dari ideal; mereka membutuhkan suhu, konsentrasi, dan pH yang dikontrol secara teliti, yang menghambat produksi skala besar.

Sekarang, para ilmuwan di ETH dan ICIQ datang dengan solusi yang berbasis dalam katalisis heterogen, pendekatan umum dalam industri-retak retak, katalis mobil, sintesis amonia hanyalah beberapa contoh. Ide ini menggabungkan langkah pertama di mana atom gula ditata ulang berkat katalis berbasis molibdenum dan langkah hidrogenasi kedua yang dikatalisis oleh ruthenium. Metode ini memungkinkan para peneliti untuk memperoleh polyalcohols berharga seperti manitol atau ribitol dari produk murah dan banyak tersedia seperti glukosa atau arabinose.

Tim di ICIQ, yang dipimpin oleh Prof. Núria López, melakukan simulasi komputer yang membantu meningkatkan desain katalis. "Berkat sumber daya kuat dari Pusat Supercomputing Barcelona dan Jaringan Supercomputing Spanyol, kami mampu memodelkan proses katalitik dengan tingkat presisi dan kompleksitas yang belum pernah terjadi sebelumnya, " kata López. "Pendekatan baru ini meningkatkan potensi penerapan biomassa dalam industri, " ia menyimpulkan.

menu
menu